Monday, 6 January 2020

Weekly quest 1 (Chapter 7 Transport in Plants)

Welcome to our quest list!

You will receive the quest here, so stay update.

Here are the rules before doing your quest
1. Use your own word when answering all the question.
2. Please obey the specified time given before you submit your answer
3. Write your answer in the comment section in the structure shown below

"Name, Class"
"Answer"

Now, let's start our first quest

1. Most stomata are usually found in the lower epidermis of leaves. Suggest why this is the case.
2. Suggest how the following factors may cause the rate of transpiration to increase:
        a. An increase in wind speed
        b. A rise in temperature
3. How does the transpiration cooling mechanism compare with the main cooling mechanism of mammals?
4. Explain how each of the following features adapts xylem vessels for their function of transporting water from roots to leaves.
        a. Total lack of cell contents
        b. No end walls in individual xylem elements
        c. A diameter of between 0.01 mm and 0.2 mm
        d. Lignified walls
        e. pits
5. Endodermis have a thick, waterproof, waxy band of suberin in their cell walls called as Casparian Strip. What is the importance of this casparian strip in the movement of water process? Explain your answer

The quest must be submitted before
- Saturday (11th January) 11.59pm 

Monday, 19 November 2018

Begone

He was wandering around this vast world
So much beauty and so much pain around his journey
And so do he realize that nothing is perennial

He saw some civilization that was so great, even world fear them
And then they fall
They scattered
They ruin themselves
And the dust is what they left

He saw a garden that looks like a divine thing directly from god
He enjoyed the scenery as his body aging
And then it's gone when a storm comes
Left a pile of rubble and a little reminder that god is powerful

He found a stray cat and feed it
It keep following him and he feel happy with that
At that night when he went to sleep
God take it first rather than him
It's cold body has already hard like rock
He cried as he buried that tiny body to the ground

He wash himself on a glass-like river
It's so fresh makes him feel like was just born
There are plenty of fish easy to catch, he take some and eat some
And when he's done he fell asleep

Several months later, dry season come
He watched by his own eye as the river slowly disappear
And all the fish are dying, he took some for meal
And then it's just a dry crevice left to be seen

He went up to a mountain
Wishing to meet the creator there, perhaps
But what he found was a marvelous vista
He cried, afraid that it would begone again

Several years he has been stayed there
And it's become his home
When suddenly, all the birds and animal run down the hill
Just like trying to avoiding from a collateral danger
He followed them, run as fast as he can.
When suddenly, the mountain blasting it's anger
Tore it apart and left just a half of it
And so he lose his home, again

After all those hardship he has encountered
He think his soul has been corrupted by sadness and madness
He just thinking that fell in love is just a waste of time
They will go afterall
Everybody will go away
No matter how much you keep it secure and safe
It will go away
It's better to be alone now

After his endless journey reach it's climax
He is exhausted in the middle of dessert
"Ah... At last, nothing to be afraid of losing again... Now I will leave this place without making anyone drop their tears for me. It's just so perfect... Let me release this pain... forever..."

Slowly, his soul being dragged by the angel of death
His body started to tremble
His heart throbbing fast as it feel the soul leave his body
And that's the end of his live
Leaving nobody to be loved
And no one that love him
Finally...
He find peace...





Wednesday, 27 September 2017

Little fox and his hat

Ibu, hari ini aku senang sekali.
Aku menemukan sebuah topi yang sangat bagus.
Sepertinya seseorang meninggalkannya dan melupakannya.
Boleh kan aku memilikinya?

Ibu, hari ini aku bermain ke tepi sungai.
Arusnya cukup deras dan aku pun belum bisa berenang.
Jadi aku hanya bermain air di pinggiran saja.
Boleh kah aku belajar berenang?

Ibu, hari ini aku pergi ke hutan.
Disana aku menemukan banyak buah dan jamur yang bisa kumakan.
Aku mengambil banyak dan kuletakkan di dalam topiku.
Ini untukmu, ibu.

Ibu, hari ini hujan sangat deras.
Tubuhku basah dan topi ku pun juga.
Sepertinya aku akan masuk angin karenanya.
Maafkan aku ibu.

Ibu, hari ini aku bertemu dengan seseorang yang sangat baik.
Ia membela diriku dari orang yang biasa berbuat jahat kepadaku.
Tapi aku langsung melarikan diri begitu ia mendekatiku.
Boleh kah aku berteman dengannya?

Ibu, hari ini aku memperhatikan orang itu dari jauh.
Ia bermain bersama temannya, namun dia terlalu banyak tersenyum.
Aku rasa senyum yang ia buat palsu.
Apakah mungkin ia juga kesepian seperti diriku, ibu?

Ibu, hari ini hujan deras lagi.
Tapi kali ini, aku sudah mempersiapkan daun pisang untuk menjadi payungku.
Ah, iya, orang itu juga kehujanan, jadi aku memberikan daun milikku kepadanya.
Dan ia pun berterima kasih kepadaku.
Aku senang sekali bu, aku merasa dibutuhkan.

Ibu, hari ini aku akan menunggu orang itu.
Aku ingin bermain dengannya dan menjadi berguna baginya.
Namun ia tidak lagi terlihat…
Aku yakin ia pasti sendirian dan kesepian, sama seperti diriku.
Besok akan aku berikan banyak buah dan jamur yang bisa kutemukan untuknya.

Ibu, hari ini ia tidak terlihat lagi.
Sepertinya ia sudah pergi.
Aku khawatir bahwa ia akan merasa kesepian lagi.
Aku akan mencarinya dan bermain dengannya.

Ibu, hari ini aku akan pergi mencarinya.
Jangan khawatir bu, aku pasti akan menemukannya.
Lagipula, aku masih mengingat aromanya dengan jelas.
Jadi aku pasti akan menemukannya.

Ibu, aku tiba di pusat kota.
Disini banyak sekali orang yang berjalan kemana-mana.
Ah, aku hampir saja terjatuh dan terinjak.
Tapi tenang saja bu, aku sudah lebih kuat dari sebelumnya.

Ibu, aku tiba di tepi sungai.
Ternyata di kota juga ada sungai.
Airnya pun bersih seperti di hutan.
Ah, seandainya ibu ikut denganku.

Ibu, aku menemukannya !
Rumah orang itu.
Dan terdengar jelas suaranya dari dalam sana.
Aku akan masuk ke dalam bu, dia pasti kesepian.

Ibu, aku mendengar suara lain.
Sepertinya itu orangtuanya.
Dan suara orang itu, dia terdengar sangat senang…
Sepertinya dia tidak kesepian seperti yang aku kira…

Ibu, aku akan kembali ke hutan.
Aku ingin segera berada di sisi mu, ibu.
Kupikir dia kesepian dan membutuhkanku.
Justru akulah yang kesepian dan membutuhkannya.


Ibu, aku merindukanmu.

Saturday, 8 April 2017

Renungan untuk kamu yang akan menikah

Usia 20 tahun dan sekitarnya. Bagi siapapun Anda yang sedang membaca ini dan juga berada di usia sekitarnya, pasti pernah terlintas di pikiran tentang satu hal ini. :)


MENIKAH

Banyak hal yang segera terlintas di benak masing-masing.
Mulai dari
" Siapa ya yang akan menjadi pasangan saya?"
" Seperti apa kira-kira pesta pernikahan yang ingin saya adakan?"
" Akan seperti apa anak yang akan hadir dalam pernikahan kami?"

Dan berbagai macam pertanyaan lain yang relevan dalam konteks tersebut.

Tetapi sebelum itu, saya ingin mengajak teman-teman merenungkan satu hal.

Apa makna menikah bagi Anda?

Mari sejenak hentikan bayangan kita akan hal-hal yang berupa angan-angan dari pernikahan Anda.
Mari kita mulai bicarakan hal yang pasti dihadapi oleh semua orang yang menikah.

1. Finansial

Ini adalah hal yang pasti terjadi. Seberapa kuatnya kemampuan finansial Anda untuk mendukung kehidupan dua orang manusia (Anda dan pasangan Anda tentunya). Belum lagi jika berencana memiliki anak dalam waktu dekat, maka kemampuan finansial Anda haruslah lebih kuat dari saat baru menikah.

Kecuali Anda adalah seorang pengusaha dan atau karyawan yang sudah memiliki penghasilan di atas 20 juta/bulan, hal ini mungkin tidak perlu dipikirkan.

Teman saya pernah berkata

Menikah itu nikmatnya cuma 1 bulan pertama. Memasuki bulan kedua, ibu kost mulai nagih biaya sewa dan disitulah kehidupan rumah tangga dimulai.

Mulailah muncul persoalan dan disitulah kedewasaan kita diuji. Bukan tentang siapa yang paling benar, tetapi siapa yang mampu mengayomi siapa.

2. Kedewasaan kepribadian.

Ini juga penting sekali untuk disimak.

Tadinya saya mau nulis panjang lebar, tetapi sepertinya nasihat dari ayah saya sudah cukup mewakili area ini.

Pernikahan itu dibangun atas dasar kata "maaf". Walaupun kamu ada di posisi yang benar, minta maaf lah kepada pasanganmu. Memenangkan debat dengan pasanganmu hanya menimbulkan jarak yang sulit untuk diperbaiki.

3. Resepsi.

Ini juga harus dipertimbangkan baik-baik.

Kenapa?

Saya ceritakan kejadian kakak sepupu saya yang belum lama ini menikah.

Beliau menikah di usia 27 tahun. Melakukan resepsi dengan mengundang lebih dari 1000 orang, menyewa gedung dan katering, membayar biaya membuat undangan, menyebarkan undangan menyewa pakaian keluarga dan segala hal lain yang dibutuhkan untuk resepsi dan menghabiskan biaya sampai 120 juta (menurut pengakuan beliau).

Dan biaya 120 juta itu beliau dapatkan dari
1. Menjual mobil pribadinya
FYI, mobil abang saya ini biasa disewakan untuk mendapatkan penghasilan tambahan per bulannya bisa mencapai 4-5 juta hanya dari sewa mobil. Dan hanya untuk resepsi, beliau menjual mobilnya.

2. Tabungan pribadi sekitar 40 juta.
FYI, tabungan abang saya ini mayoritas didapatkan dari hasil mengikuti lomba futsal. Terakhir beliau juara lomba futsal yang salah satu hadiahnya adalah berlibur ke Madrid dan sejumlah uang tunai.

Dari segi pekerjaan, abang saya ini sebenarnya belum terlalu mapan. Masih berstatus pegawai kontrak di sebuah bank swasta.

Alhamdulillahnya, sekarang beliau sudah diangkat menjadi pegawai tetap.

Yang ingin saya tegaskan dari poin ini adalah, sebenarnya seberapa butuh Anda untuk melaksanakan resepsi?

Sebagai keluarga kecil yang baru terbentuk, kesediaan finansial adalah kunci utama "ketenangan" kehidupan berkeluarga, terutama di masa-masa awal yang akan penuh dengan banyak hal tidak terduga yang bisa terjadi.

Hal ini berbeda di zaman dahulu, ketika seseorang melaksanakan pernikahan, maka hadiah pengantinnya adalah segala macam perabotan rumah tangga. Ayah saya dulu mendapatkan lemari, setrika hingga besi jemuran dari hadiah pernikahan. Dan itu sangat membantu bagi keluarga kecil yang sedang mencari keseimbangan hidup.

Bandingkan dengan saat ini, dimana hadiah pernikahan berupa uang dalam amplop. Yang biasanya berisi sekitar 50rb-100rb. Alhamdulillah kalau ada yang memberi lebih. tapi itu tidak langsung ke poin yang dibutuhkan oleh keluarga baru ini.

Jadi, pastikan dirundingkan terlebih dahulu (terutama dengan calon pasangan Anda, perlu resepsi atau tidak?)

Banyak juga kenalan saya yang tiba-tiba sudah mengabarkan menikah. Pernikahannya sederhana. Menikah di KUA (which is mean 'free of charge') dan mengadakan syukuran dengan keluarga besar dan teman-teman yang benar-benar dikenal.

Intinya, menikah itu sebenarnya mudah dan simpel :)

4. Anak.

Kehadiran anak juga adalah hal yang pasti. Setelah lelah mengurus acara (entah resepsi atau syukuran) pasti malamnya mau ena-ena tho? hehe

Pada bagian ini adalah opini pribadi saya berdasarkan apa yang pelajari di Biologi, silahkan setuju atau tidak setuju.

Pernah ndak teman-teman mendengar ada orangtua yang mengatakan "Tau gitu ga akan ibu ngelahirin kamu!"

Ya masukin lagi aja bu, hehe.

Sadarilah bahwa anakmu tidak pernah memilihmu untuk menjadi orangtuanya juga. Ia lahir karena kau sedang "nafsu" di suatu malam dengan pasanganmu, dan voila~~

Sadarilah bahwa sebenarnya anakmu adalah "tamu" yang Anda undang secara acak dari dunia ruh sana.

Dan ingat, Rasulullah memerintahkan kita untuk menghormati tamu kita. Jamu ia dengan hal yang terbaik dan buat ia senang. Dan anak juga menambahkan tanggung jawab lebih bagi para orangtua untuk dibimbing. Ingat, anak tidak memilih untuk dilahirkan di dunia. Tetapi karena kalian menginginkan seorang anak, maka hadirlah ia tanpa mengetahui apapun.

Maka menurut saya, sejatinya orangtua tidak memiliki hak apapun dari anak. Tidak ada namanya hutang budi. Justru lucu bagi saya apabila ada orangtua yang menuntut ini itu dari anaknya. Padahal logikanya, kalau anak ini merasa nyaman dengan orangtuanya, tanpa disuruh pun ia pasti akan memberikan apapun bagi orangtuanya.

Nah disnilah, kedewasaan dalam membina manusia dibutuhkan.
Tidak hanya oleh ibu, tetapi juga oleh sang ayah.
Berbagi peran dalam keluarga itu penting.
Who wants to be the bad guy? And who wants to be the good guy?
Fleksibel dalam keadaan, dan tunjukkan ketegasan. Marah / menegur adalah tugas bad guy. Memberikan penjelasan adalah tugas good guy. Dan memastikan sang anak mengerti adalah tugas keduanya.

Jadi, sudah siapkah Anda untuk menikah? :)
 
 
 

Thursday, 9 February 2017

Tuhan yang tersenyum

Apa yang mau kau banggakan?
Parasmu hanyalah seonggok daging yang akan membusuk.
Ototmu tidak lama lagi hanyalah makanan belatung.
Rambutmu tidak lama lagi mengering.

Apa yang mau kau banggakan?
Pakaianmu hanyalah rajutan benang yang akan terdegradasi waktu.
Semua kosmetik itu hanyalah sampah yang kau tambahkan sendiri di wajahmu.
Uangmu tidak lama lagi akan menemukan tuannya yang baru.

Apa yang mau kau banggakan?
Mobilmu hanyalah seonggok besi tua yang akan didaur ulang
Rumahmu pun akan mendapatkan penghuni baru.
Semua kertas yang kau perjuangkan pun akan terlupakan.

Ilmu kehidupan yang kau pelajari saat ini
Sudahkah kau berhasil melihat akhirnya?
Ilmu kehidupan adalah tentang kematian.
Dan kematian adalah tentang berpindah tempat.

Jadi,
Apa perlu kau mencintai semua yang kau temui?
Saudaramu?
Orang tua mu?
Kekasih mu?
Sahabat mu?
Guru mu?

Aku ragu.
Ketika Tuhanku berkata dalam kalimat-Nya yang suci...
"Kalian akan berkumpul dengan orang yang kalian cintai"

Seketika air mata mengalir.
Lemah tubuh ini untuk tetap berdiri.
Berlutut dan menunduk rendah

"Ya Tuhanku...
Bagaimana mungkin aku bisa mencintai makhluk yang akan binasa?
Bagaimana mungkin aku mencinta disaat aku tidak dicinta?
Bagaimana mungkin aku menghargai disaat aku tidak dihargai?
Bagaimana mungkin aku mempercayai disaat aku tidak dipercaya??
Balasan seperti itu datang silih berganti...
Dan bagaimana mungkin aku berani berkata bahwa aku mencintai mereka?
Disaat aku pernah membenci apa yang mereka perbuat padaku!"

Hening...
Malam ini begitu hening.

"Ya Tuhanku...Aku malu...
Dengan santainya aku menyembunyikan semua dosaku dari makhluk-Mu...
Seakan aku adalah makhluk terbaik di dunia...
Dan dengan pakaian dosa itu aku bersimpuh di hadapan-Mu...
Adakah Engkau akan mengampuniku?
Adakah Engkau akan menerimaku?
Adakah Engkau akan meridhaiku?"

Malam ini aku bermunajat kepada-Mu.
Memohon ampunan dari-Mu.
Memohon untuk disegerakan ajalku...
Jemput ruhku saat ini juga.
Biarkan neraka membersihkan jiwa ini sekarang.
Karena aku tahu...
Ketika pagi datang menyambut
Aku akan kembali melupakan-Mu.

mati

Apa yang lebih buruk dari saling curiga?
Apa yang lebih buruk dari tidak ada lagi saling memaafkan?
Apa yang lebih buruk dari tidak memberi solusi?
Apa yang lebih buruk dari menghakimi sendiri?
Apa yang lebih buruk dari semua itu?

Hilangnya rasa empati.
Hingga hati tidak lagi ada dalam diri.
Akal sehat pun mati.

Kata pun tidak ada guna.
Rayuan hanyalah tipu daya usang.
Ampunan bukan sebuah pilihan.
Kau rasakan apa yang kurasakan.
Dan kita impas.
Mungkin...

Friday, 28 October 2016

3 Tempat Makan Enak dengan Harga Pas di Kantong

Hai, gue mau sharing tentang 3 tempat makan yang pernah gue cicipi sendiri nih. Check this out!

1. Bubur Ceria

Alamat Komplek Walikota, Jalan Cendrawasih Blok B1 No.15, Sukapura, Jakarta Utara













































Nungguin apa?
gue ga punya gambar dari bubur ceria kayak gimana, hehe
padahal gue sering makan disana juga, hahaha

Tapi sebagai orang Indonesia pasti pernah makan bubur kan ya?
Apa yang harus ada di bubur agar bubur itu jadi ada rasanya?
Yak, KALDU.

Nah kalau di Bubur Ceria, ga ada kaldunya, hahaha

Tapi buburnya udah ada rasanya gitu, mantep deh. Bikin ketagihan.
Ga percaya? Sok cobain sendiri ya, mumpung deket tuh di Jakarta Utara, Sukapura, sebelum komplek bea cukai cilincing :)



2. Sate DJ Bandung

Alamat Jl. Jendral Sudirman No.171, Karanganyar, Astanaanyar, Kota Bandung

Image

kesannya kayak sate biasa aja kan ya? Tapi ini bukan sembarang sate.
Coba deh, kalo kalian makan sate, apa yang ga boleh ketinggalan di piring sebelum kamu makan?

YAK BENAR, SATENYA HARUS ADA !

canda deng

Jawabannya adalah bumbu kacang dengan baluran kecap, hmm, kesannya mantap.

TAPI, ketika memakan sate DJ ini, gue sih nyaranin kalo kalian makannya GA PERLU PAKE BUMBU KACANGNYA !

Ya, karena daging satenya sendiri sudah ada rasa gurih, nikmat dan yang jelas INI BUKAN RASA DARI MSG.

Jelas banget kerasa kalau dagingnya sudah direndam di dalam bumbu rempah-rempah, sehingga rasa bumbunya meresap sampai ke tetesan lemak dari dagingnya ! (jadi ngiler nih sambil nulis ginian, haha)


3. Mie Tek Tek Gang Soma, Kiara Condong

Alamat : Cari aja di Gang Soma, Kiara Condong, banyak yang jualan mie tek tek di sono

Hasil gambar untuk mie tek tek

Jadi, di daerah situ semua penjual mie tek teknya tuh satu keluarga dari Cirebon. Dan rasa antar penjual beda-beda tipis doang lah.

Tapi penjual yang paling enak ada di dalam gang somanya. Gangnya yang pas di samping Alf*M*rt, maju terus sampe ketemu toko jual pulsa. Biasanya dia jual di depan toko itu.

Tapi kalo mau yang disitu, harus buru-buru, setidaknya sebelum jam 5 HARUS SUDAH PESEN !

Soalnya nih abang gaul, yang mesen pada lewat SMS dari pagi.



Oke, ke tiga tempat yang gue sebutin di atas semuanya masih bersahabat sama harga kantong mahasiswa kok. masih di bawah 20rb per porsi.

Selamat berwisata kuliner guys ! :)

Sunday, 19 June 2016

Bingung

#1
Jujur, aku tidak tahu kata apa yang harus kurangkai kali ini
Tidak ada lagi aliran kalimat yang terlintas
Bahkan untuk menulis beberapa hal pun terasa sulit
Ah, sudahlah...
Mungkin sudah waktunya bagiku untuk berhenti

#2
Hey, ayolah
Sudah waktunya untuk bergerak
Ah, malas
Sejak kapan tujuanku selalu tercapai?
Sudahlah, biarkan saja

#3
Yow, apa kabar?
Sedang apa?
Oh ya? Wah, selamat ya
Ah, engga, gue masih biasa aja
Oke deh, sukses ya

#4
Hah? Udah pagi?
Ya, aku berangkat
Wey bangsat, minggir! Ngambil jalur orang lain aje lo!
Untung lagi ga mood marah
Sialan

#5
Ah, iya pak
Baik pak, akan saya selesaikan
Alah, ngomong doang
Baru kerja pas atasan lewat aja lo kadal
Ga inget umur

#6
Ya, benar, ini dengan siapa?
Oh... Iya... Iya...
Iya mbak, maaf salah sambung

#7
Kenapa lagi deh?
Yaudah sih, kalo emang males belajar ya gausah
Percuma lo jadi orang pinter
Jadi bego aja lo sana
Udah kebanyakan orang pinter

#8
Oh, emangnya NEM anak ibu berapa?
Ya, kalau di sini sih anak ibu belajar dengan baik sih
Ya kalo ibu mau nyalahin sini sih terserah aja
Toh buktinya ada temen sekelasnya yang bisa ngikutin pelajaran
(Emang anak lo aja yang pe'a)

#9
Ya, makasih ya
Apa? Nikah? Haha, bercanda aja lo bangsat *neplak pala*
Mau ngarepin apa lo dari lulusan kayak gue?
Bisa ngebiayain sekolah adek gue aja udah bersyukur

#10
Apa? Pengen beli mobil?
Enteng banget tuh rahang
Rumah aja belom punya

#11
Tau ah, sabodo

Sunday, 3 April 2016

APA SIH COPYWRITING ITU??




*Wah Nicova sekarang ngomong pake bahasa apaan tuh?

Saya yakin teman-teman yang membaca tulisan ini pasti bingung.
Iya, bingung sama judul postingan saya kali ini dan beberapa postingan sebelumnya.

Jika Anda merasa bingung, tenang saja, Anda tidak sendirian! Hehehe

Jujur saya juga waktu pertama kali mendengar kata COPYWRITING itu rasanya asing sekali.

Sepintas, kalau kita gaya-gayaan ngartiin kata COPYWRITING dengan kemampuan bahasa Inggris pas-pasan kayak saya ini ya hasilnya

Copy = Meniru
Writing = Tulisan

Jadinya?
COPYWRITING = Meniru tulisan, hahaha

Abaikan penafsiran asal saya yang di atas ya, hehehe

Tapi tau ga sih kawan, ternyata COPYWRITING itu ternyata bisa menjadi ladang REZEKI loh!

Pelaku COPYWRITING disebut sebagai COPYWRITER.

Tapi, sebenarnya COPYWRITING itu apa?

Masih sanggup ngikutin tulisan saya? :)

Oke, COPYWRITING itu adalah sebuah SENI MENULIS pesan penjualan yang bertujuan untuk

1. Menjual tanpa membuat calon pembeli merasa DIJUALI
Coba anda bayangkan saat Anda sedang menikmati waktu santai Anda di sosial media, lalu muncul postingan-postingan jualan dari teman-teman Anda.

Niat ingin istirahat malah baca iklan. hihihi
Kalau Anda merasa tidak nyaman ketika melihat iklan di sosial media, tenang saja, lagi-lagi Anda tidak sendirian kok :D

Bisa jadi sebenarnya barang yang dijual bagus, namun cara PENYAMPAIANNYA yang membuat kita kurang sreg untuk membacanya. Baca tulisannya aja udah males, gimana mau muncul niat buat belinya???

Nah seni COPYWRITING inilah yang akan membantu untuk menyentuh hati dari calon pembeli Anda.

Karena saya yakin, semua orang pasti tidak senang apabila merasa dijuali. Betul?

2. Meningkatkan VALUE dari produk yang Anda jual
Seandainya Anda saat ini adalah salah satu pelaku Online Marketer, coba Anda bayangkan posisi Anda sedang berada dalam posisi yang membaca postingan Anda sendiri. Sudah?

Semua orang yang melakukan CLOSING pembelian suatu produk pasti karena mereka merasa bahwa produk yang mereka beli diharapkan dapat menyelesaikan masalah mereka.

Tau dari mana?
Ya namanya Harapan, ya sah-sah saja toh, hehehe

Tapi dari mana calon pembeli merasa memiliki harapan itu?
Tidak lain adalah karena mereka merasa memahami VALUE dari produk yang mereka beli.

Caranya?
Dengan COPYWRITING salah satunya.

Nah, jika seandainya kamu mengerti manfaat dari COPYWRITING terhadap penjualan yang sedang anda lakukan, maka kamu akan tahu bahwa join MAHIR COPYWRITING adalah salah satu jalan yang harus Anda pilih :)

Karena masih banyak lagi manfaat yang dapat kamu dapatkan apabila kamu memutuskan untuk bergabung dengan program Mahir Copywriting.

Apa saja yang akan anda dapatkan?
- 26 Modul yang akan membantu anda untuk membuat COPYWRITING yang pas mantap !
- 9 e-book yang pasti siap untuk meningkatkan closing anda
- 30 video tutorial membuat COPYWRITING
- 9 tools penunjang COPYWRITING dan penjualan anda
- Private Group tempat anda membangun koneksi dan saling belajar mempraktikkan kemampuan COPYWRITING anda :D

Sudah tidak sabar untuk bergabung?
Yuklah mampir dulu ke http://bit.ly/MahirCW

karena program MAHIR COPYWRITING ini hanya dibuka mulai tanggal 4-11 April saja!


Dan saya tidak ingin kamu menyesal apabila sampai terlambat untuk mendaftar program paling kece yang bisa nambah tebel dompet kamu tanpa perlu repot-repot panas-panasan di jalan :D

Friday, 18 March 2016

Klarifikasi, hal yang sulit dilakukan negeri ini...

Penggalan khutbah Jum'at hari ini cukup menggelitik arena berfikir saya.

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِن جَاءكُمْ فَاسِقٌ بِنَبَأٍ فَتَبَيَّنُوا أَن تُصِيبُوا قَوْماً بِجَهَالَةٍ فَتُصْبِحُوا عَلَى مَا فَعَلْتُمْ نَادِمِينَ

“Hai orang-orang yang beriman, jika datang kepadamu orang FASIK membawa suatu berita, maka periksalah dengan teliti agar kamu tidak menimpakan suatu musibah kepada suatu kaum tanpa mengetahui keadaannya yang menyebabkan kamu menyesal atas perbuatanmu itu.”(QS.Al Hujurat : 6)

Pertanyaannya adalah

Siapa saja yang termasuk ke dalam golongan orang-orang yang fasik?

Imam Abu Ja’far At-Thabari menerangkan:
“Makna kata ‘fasiq’ secara bahasa, dalam dialek masyarakat Arab adalah الخروجُ عن الشيء: keluar dari sesuatu. Karena itu, tikus gurun dinamakan fuwaisiqah [Arab: فُوَيْسِقة] karena dia sering keluar dari tempat persembunyiannya. Demikian pula orang munafik dan orang kafir disebut orang fasik. Karena dua orang ini telah keluar dari ketaatan kepada Allah.

Dari pernyataan diatas dapat kita simpulkan bahwa ada dua macam orang fasik.
     1. Orang Munafik
     2. Orang Kafir

Pembahasan tentang orang Kafir tidak perlu lagi, karena mungkin sudah banyak beredar pembahasan tentang itu.

Mari kita bahas tentang orang munafik.

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, bahwasannya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallambersabda,
آيَةُ الْمُنَافِقِ ثَلَاث إِذَا حَدَّثَ كَذَبَ، وَ إِذَا وَعَدَ أَخْلَفَ، وَ إِذَا اؤْتُمِنَ خَانَ
“Tanda orang munafik itu tiga apabila ia berucap berdusta, jika membuat janji berdusta, dan jika dipercayai mengkhianati” (HR Al-Bukhari, Kitab Iman, Bab Tanda-tanda Orang Munafik, no. 33 dan Muslim, Kitab Iman, Bab Penjelasan Sifat-Sifat Orang Munafik, no. 59).
Itu adalah kategori mendasar yang sering kita dengar tentang bahasan orang munafik.

Ada sebuah web yang membahas lebih luas lagi dari ketiga ciri orang munafik tersebut, silahkan klik disini http://tinyurl.com/jjxznty

Banyak juga ya ciri-ciri orang munafik!

Lalu bagaimana cara kita di zaman sekarang ini untuk mengetahui bahwa mereka itu termasuk orang munafik?
Ga mungkin kan kita nanya ke mereka ke-50 ciri-ciri tersebut ke mereka?

Satu-satunya hal yang bisa kita lakukan adalah melakukan KLARIFIKASI. Mau dari siapapun itu pembawa beritanya.

Seringkali hal yang lucu adalah banyaknya pesan berantai yang entah darimana asalnya, tersebar dengan mudahnya. Dan ternyata berita itu hoax, yang parahnya lagi adalah tulisan itu mencatut nama Rasul ataupun pemuka agama yang sangat kita hormati!

Lucu ya, hehehe.
Menggunakan istilah yang digunakan oleh Erlangga Greschinov, memang benar bahwa negeri ini masih saja penuh dengan INLANDER JAHILIYAH yang mudah dipengaruhi asal ada nama "beken" di dalam tulisan maupun lisan yang mereka dengar.

Wednesday, 16 March 2016

Muhasabah Hati

Tuhan
Aku sudah berdoa kepada-Mu agar segera mengambil kesempatan yang telah Kau berikan ini…
Karena, yang kutahu selama ini bahwa aku hanyalah seorang pendosa…
Aku masih merindukan-Mu, sehingga aku pikir, jika aku bertemu dengan-Mu lebih cepat, akan lebih mudah bagiku untuk mempertanggungjawabkan dosa-dosaku

Tuhan…
Aku sudah bersujud kepada-Mu agar Engkau menyegerakan kedatangan malakul maut kepadaku…
Aku lelah Tuhan… aku lelah untuk melakukan dosa disaat kebaikanku tidak pernah dianggap oleh manusia…
Aku mulai lelah dengan keyakinanku bahwa semua kebaikanku biarlah Engkau yang mengetahuinya…
Ampuni aku Tuhan… aku hanya manusia biasa yang tidak akan pernah pantas untuk bertemu dengan-Mu…

Tuhan, Engkau dimana?
Mengapa do’aku belum juga Engkau kabulkan?
Aku tidak meminta kekayaan lagi Tuhan…
Aku tidak meminta jabatan pula…
Dan aku sudah lelah dengan meminta pendamping bagiku…
Aku hanya meminta agar Engkau menyegerakan kematianku, itu saja Tuhan.
Karena dua malaikat penjaga yang Engkau berikan ternyata tidak sepenuhnya mengerti akan diriku…
Aku merindukan-Mu Tuhan, karena yang kuyakini, hanya Engkau yang lebih memahami diriku daripada orang lain di dunia ini…

Tuhan…
Aku sudah bersujud dan meneteskan air mataku demi do’aku ini…
Bawalah aku ke sisi-Mu segera…
Aku membutuhkan-Mu untuk menenangkanku, aku tidak butuh manusia yang fana.
Bebaskan aku dari tubuh duniawi ini Tuhan…


Tuhan, aku mengalah kepadamu…
Dua tahun sudah aku habiskan hidupku dengan do’a itu, bahkan di dalam Rumah-Mu pun sudah kusebut do’a itu, dan Engkau masih belum mengabulkannya setahun setelahnya…
Jika memang aku ditakdirkan untuk sesuatu hal, tunjukkan lah segera agar aku dapat menuntaskan amanah-Mu…
Dan setelah tugas itu selesai, segeralah ambil jiwa ini segera dalam keadaan baik-baik Tuhan…
Jangan sampai Engkau menjadikanku orang yang tersesat dan Engkau laknat…
Ataukah mungkin, itu adalah takdirku?
Yaa Allah Yaa Rahman Yaa Rahiim…

Segera ambil jiwaku sebelum aku menjadi manusia yang dilaknati oleh-Mu.

Sunday, 13 March 2016

Tentang Orangtua

Bukankah Tuhan mengatakan bahwa ada tiga hal yang menjadi ujian hidup bagi setiap manusia? Harta, tahta dan keluarga. Semuanya adalah titipan dan juga menjadi ujian bagi kita selama hidup di dunia.

Tentang keluarga, semua aspek keluarga adalah ujian. Entah itu anak menjadi ujian bagi orangtua ataupun orangtua yang menjadi ujian bagi sang anak. Istri yang menjadi ujian bagi seorang suami ataupun suami yang menjadi ujian bagi seorang istri. Dan semua status keluarga yang lain, paman, tante, kakek, nenek, mertua, itu semua adalah ujian yang nyata.

Setiap manusia pasti pernah menjadi seorang anak, namun tidak semua manusia bisa menjadi orangtua. Aku pikir, ada hal yang klise dalam status dan kedudukan antara orangtua dan anaknya.

Pernahkah terbayang, bahwa dunia ini sendiri pun hanyalah cobaan? 

Pertanyaan pertama yang selalu terbayang di pikiranku adalah
“Sebenarnya, kehadiranku di dunia ini kehendaknya siapa?”

Aku tidak pernah mengharapkan sebuah kehidupan di dunia ini. Karena dengan memahami hakikat dari sebuah kehidupan, manusia tidak pernah benar-benar memiliki sesuatu.

Yang kutahu, aku dititipkan oleh Tuhan di dalam rahim seorang wanita yang menginginkan kehadiran seorang anak. Yang sangat kusesali sekarang adalah ketidaktahuan mereka tentang diriku yang akan hadir di tengah kehidupan mereka.

Adakah seorang anak yang benar-benar terlahir di dunia ini atas dasar kehendak dari dirinya sendiri? Bahkan Adam pun tidak pernah benar-benar meminta untuk diciptakan. Namun bimbingan yang sempurna dari Tuhan telah membentuknya menjadi manusia yang mengerti akan makna kehidupan sebagai manusia.

Jika, seorang anak tidak memiliki kehendak bebas untuk memilih hidup di dunia ini. Maka, siapa yang seharusnya bertanggung jawab penuh terhadap kehidupan sang anak di dunia?

Tuhan mengatakan bahwa seorang anak bagimu adalah titipan dan ujian. Yang secara eksplisit mengatakan bahwa seorang anak memang memiliki darahmu, namun bukan merupakan bagian dari jiwamu.

Maka, apakah pantas apabila ada orangtua yang berkata kepada anaknya “Dasar anak durhaka! Ibu mengandung dirimu selama 9 bulan dan menyusuimu selama 2 tahun, lalu membesarkanmu hingga kamu sebesar ini. Dan ini yang ibu dapatkan darimu?!”

Dengan segala macam hormatku kepada seluruh orangtua di dunia, aku akan mengatakan ini.

“Ayah, Ibu, anakmu ini tidak pernah meminta untuk dilahirkan di dunia ini. Apakah kami serta merta muncul di dalam rahim mu, ibu? Apakah kami memiliki kehendak untuk memilih calon orangtua kami? Tidak…

Yang kutahu, wajah kalian menyambutku dan kalian meminta agar kalian dipanggil sebagai ‘ayah’ dan ‘ibu’.”

Memang benar bahwa manusia selalu meminta sesuatu yang bahkan tidak pernah mereka pahami.

Manusia meminta kekayaan, namun mereka tidak tahu cara menggunakannya.

Manusia meminta pasangan hidup, namun mereka tidak tahu cara berinteraksi dengan baik terhadapnya.

Dan manusia mengharapkan kehadiran seorang anak, namun mereka tidak pernah tahu akan seperti apa sang anak di masa depan nanti.

Sesederhana itu hierarki di dalam keluarga. Apakah anda menyadarinya?  Lihat sekeliling kita dan coba renungkan, apa masalah utama di negeri ini?

Istilah “BANYAK ANAK, BANYAK REZEKI” masih saja berlaku bagi mereka yang berkemampuan ekonomi di bawah rata-rata. Bikin anak sih emang gampang dan cenderung “nikmat” jika di bahas dalam ranah biologi. Lah trus itu anak banyak mau dikasih makan apa? Banyak anak banyak rezeki sih bisa aja kalo tuh anak dijual kayak anak ayam sepuhan.

Oke, ini emang tulisan lama gue. Lama banget. Dan karena kondisinya nanggung, gue coba lanjutin tapi ternyata jadi begini bahasanya, ahaha.


Semoga bermanfaat!

Ilusi Riba

Copas dari FB Dewa Eka Prayoga, sumber dari @Saptuari

ILUSI RIBA... DAN KITA MENIKMATINYA!
"Waah selamat ya bu.. Mobil baru nih, platnya masih putih, interiornya masih wangi bau pabrik.."
"Eh.. Iya.. iya jeng, makasih.. Alhamdulillah dikasih rejeki oleh Allah"
(Dalam hati: duuuh.. Gak tau dia kalo mobil ini kredit, cuman DP 30 juta, sisanya ngangsur 4 tahun)
-------
"Wuuiik! Motor baru brooo.. Dah 150CC ini yak? Makin ganteng lu pakai motor ini.. Beli cash berapa bro?"
"Yooi cuy! Tarikannya mantaab, ngepoott bisa muter 470 derajat celsius! Enteeng dah.."
"Beli di dealer mana? Beli cash berapa bro?"
"Eh elu haus enggak.. Ada yang jual es tebu tuh disana!"
(Dalam hati: waaaduuuh, ketahuan beli kredit gengsi nih gua! dah ganteng-ganteng gini masak naik motor utangan, jadi GGK dong.. Ganteng-Ganteng Kreditan!)
-------
"Waah pak, rumahnya nyaman sekali di kompleks ini, fasilitasnya lengkap, banyak pohonnya.. Belinya berapa pak kemarin?"
"Aah.. Masih milik bank rumah ini pak, saya KPR 15 tahun, kalau gak nekat ya susah beli rumah jaman sekarang pak.. Bayar DP aja, nanti nyicil urusan belakangan"
"Ooo gitu ya pak.. Saya mau KPR tuh gak berani pak, 15 tahun saya bayar cicilan. Saya milih beli tanah yang murah aja pak, pelan-pelan saya bangun tiap dapat rejeki, alhamdulillah sudah mau 4 tahun, bulan depan mau masang gentengnya pak.."
"Eh iya pak.. Saya juga sempet mikir gitu dulunya, tapi aduh ini mumpung dapat yang cocok pak, akhirnya nekat aja deh.."
------
"Heeei.. handphone baruu yaa! Gilee iPhone 6S plus! Ini kan mahaaal gilak! 14 juta kan harganya!"
"Yaa demi komunikasi laah biar lancar, kalo lancar kan kerjaan juga gak ketinggalan, beres semua ditangan"
(Dalam hati: gak tau dia, aku beli hape ini gesek 2 kartu kredit, sebulan bayar 1,3 juta sampai 12 kali bayar. Gak papa lah.. Kalo aku pakai hape ini kan orang juga segen ngeliatnya.."
--------
"Ciyeee yang habis pulang dari Dubai.. Foto-fotonya eksis benerrrr di instagram! Keren lo.. Oleh-oleh mannaa?"
"Eh iyaaa.. Mumpung masih muda, sebanyak apapun tempat itu kita jelajahi, biar gak nyesel nanti kalau udah tua bro! Pokoknya bisnis jalan, ownernya jalan-jalan.."
(Dalam hati: duuh, jangan sampai tau dia.. Beli tiketnya kemarin pakai kartu kredit utangan, jalan-jalan sekarang, bayarnya cicil hingga 2 tahun ke depan...)
Mmmmm.....
Gak usah nunjuk siapa-siapa, lebih baik kita ambil kaca, yang gede sekalian. Berdiri di depannya.. Naaah itulah pelakunya!
Ilusi menjadi orang kaya, padahal sebenarnya belum mampu punya..
Kredit adalah kewajiban, yang penting keren deh itu tongkrongan..
Hutang adalah kebiasaan, yang penting harga diri naik drastis di depan teman..
Dan kita tidak sadar, bertahun-tahun kita terjebak dalam hutang dan kredit yang membelenggu hidup kita, merampas uang kita, bunga berbunga tak ada habisnya, cicilan demi cicilan tak ada ujungnya..
Sakit!!
Perih!!
Baru sekarang sadar, ternyata gaya hidup yang sudah menjebak kita..
Rejeki dari Allah itu PASTI CUKUP untuk hidup.. Tapi tak akan pernah cukup untuk gaya hidup!
Dan yang baru sekarang kita sadar, hutang-hutang kredit yang kita ambil itu adalah hutang RIBA!
RIBA? Apa itu mas?
RIBA adalah RAIB!
Rejeki yang asalnya dari riba akan berakhir dengan keraiban, hilang, musnah, semu, dan tidak ada keberkahan di dalamnya.
Semua pinjaman yang meminta kelebihan bayar jatuhnya RIBA, dan proses itu bisa terjadi dalam akad jual beli dan hutang-piutang!
Contoh:
1. Dalam akad hutang:
RIBA QARDH: hutang uang 1 juta dalam waktu 6 bulan, harus dikembalikan dengan bunganya 15%
RIBA JAHILIYAH: hutang harus kembalikan dalam waktu 1 bulan, jika tidak tambah 10%
RIBA NASI'AH: barang kredit tidak lunas dalam 1 tahun tambah denda 10%.
2. Dalam akad jual beli:
RIBA FADL: emas 5 gram, ditukar dengan emas 5,5 gram.
Atau
Menukar emas dengan perak secara kredit
-------------
"Mas siapa sih yang rese' bikin aturan RIBA itu haram dan dilarang? Padahal kan selama ini kita dah enak, bisa utang sana sini, bisa nyicil sana sini, bisa menikmati banyak hal bayar belakangan!"
Naaah.. Itulah masalahnya bro! Aturan tentang riba haram ini bukan ada di Undang Undang buatan DPR, bukan di PP buatan Presiden apalagi Kapolri!
Ini aturan Allah bro! Allaaah!
Tuhan yang menciptakan kita..
Yang menghidupkan kita,
dan kelak PASTI mematikan kita!
Wakwaaawww!
"Duuuh.. Masak sih mas?"
Gini gini coba dibaca ini, jangan kaget!
1. Majelis Ulama Indonesia (MUI) melalui Fatwa No. 1 tahun 2004 menyatakan bahwa praktek perbungaan saat ini baik yang dilakukan Bank, Asuransi, Pasar Modal, Pegadaian, Koperasi dan lembaga keuangan lainnya maupun yang dilakukan individu termasuk salah satu bentuk Riba, dan hukumnya HARAM.
Gak percaya? Nih download surat resminya MUI disini → http://mui.or.id/…/upl…/2014/11/32.-Bunga-InterestFaidah.pdf
2. Ketetapan akan keharaman bunga bank oleh berbagai Forum Ulama Internasional, antara lain:
a. Majma’ul Buhuts al-Islamiyyah di al- Azhar Mesir pada Mei 1965. Ada 300 ulama seluruh dunia berkumpul sepakat tentang ini.
b. Majma’ al-Fiqh al-Islamy Negara- negara OKI yang diseenggarakan di Jeddah tgl 10-16 Rabi’ul Awal 1406 H/22-28 Desember 1985.
c. Majma’ Fiqh Rabithah al-‘Alam al- Islamy, Keputusan 6 Sidang IX yang diselenggarakan di Makkah tanggal 12 – 19 Rajab 1406 H.
* Keputusan Dar al-Itfa, Kerajaan Saudi Arabia, 1979
* Keputusan Supreme Shariah Court Pakistan 22 Desember 1999.
------------
"Mas kalau seluruh ulama mengharamkan riba, kenapa praktek itu masih ada dimana-mana?"
Naaah... Karena ulama itu tidak memegang kekuasan bro, yang megang kuasa itu pemerintah. Tau sendiri kan negara kita, soal hutang jagoannya? Denger-denger hutang negara kita sudah 4300 trilyun! Kalo ditulis jadinya ini: Rp. 4.300.000.000.000.000!!
Kalo dibelikan cendol, klelep berapa kabupaten itu bro?
Dan tau enggak, kenapa ulama seluruh dunia mengharamkan? Mereka gak main-main, dasarnya Quran dan Hadist jelasssss banget! Cuman kita aja yang selama ini ngeyel, gak mau belajar ilmunya, cari pembenaran sendiri, ngutak-ngatik hukum dan aturan Allah biar yang haram jadi sedikit halal..
Padahaaal... Khamar itu haram, walaupun diminum di halaman mushola, pakai sarung, baju koko dan peci, minumnya cuman 1/4 sloki sambil baca Bismillah.. Tetap Haram!
Ketika kita ngeyel main-main dengan harta riba, maka yang terjadi KITA DAPAT UANGNYA, TAPI TIDAK DAPAT KEBERKAHANNYA..
Uangnya dapat, tapi entah pergi kemana?..
Kayaknye megang duit, tapi kok semua urusan jadi sulit..
Duit segepok, tapi halangan datang terus gak kapok-kapok...
Rekening kayaknya nambah, tapi sering dapat musibah..
Dapat uang sebukit, tapi keluarga terus-terusan sakit..
Itulah ciri rezeki yang tidak ada keberkahannya..
Padahal Allah jelasss banget mengingatkannya..
“Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan TINGGALKAN SISA RIBA (yang belum dipungut) jika kamu orang-orang yang beriman. Jika kamu tidak mengerjakan (meninggalkan sisa riba), MAKA KETAHUILAH, BAHWA ALLAH DAN RASUL-NYA AKAN MEMERANGIMU. Dan jika kamu bertaubat (dari pengambilan riba), maka bagimu pokok hartamu, kamu tidak menganiaya dan tidak (pula) dianiaya.”
(Al-Baqarah: 278-279)
Astagfirulllah.. Kita ngeyel, bakal diperangi langsung oleh Allah dan Rasulnya..
Nabi pun terus mengingatkan betapa bahayanya riba, karena efek menghancurkannya bertahun-tahun dalam kehidupan seseorang:
"Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam melaknat pemakan riba (rentenir), penyetor riba (nasabah yang meminjam), penulis transaksi riba (sekretaris) dan dua saksi yang menyaksikan transaksi riba..”
Kata beliau, “Semuanya sama dalam dosa.” (HR. Muslim no. 1598)
Dari Abu Hurairah r.a., ia berkata,
Rasulullah bersabda: “Riba adalah tujuh puluh dosa; dosanya yang paling ringan adalah (sama dengan) dosa orang yang berzina dengan ibunya" (HR. Ibn Majah)
Astagfirullah.. Double kick langsung mental terkapar kita!
"Terus kalo sudah terjebak dalam riba gimana mas? Bertahun-tahun terkekang hidup, tambal sulam dari hutang ke hutang.. Gali lobang tutup empang! Eh.. Nutup empang kecemplung jurang!"
Ya ayooo kita berjuang bareng, kita hijrah dari gaya hidup penuh hutang menuju hidup tanpa hutang.. Tanpa riba.. Pasti bakal tenang hidup kita.
Memang tidak mudah kawan, tapi justru disitulah bagian dari ikhtiar kita, saling mendukung dan saling mendoakan..
Ada yang selesai dalam hitungan bulan..
Ada yang hitungan tahun..
Tidak masalah, karena momen taubat itu yang Allah suka..
Ini langkah-langkahnya:
1. Taubat, kita minta ampun pada Allah karena pernah memakan harta riba, dan berjanji kita tidak akan menambah lagi hutang riba! Stop! Stop! Cukup!
2. Berazam bebas riba, artinya bercita-cita dan bersungguh-sungguh sampai mentok, untuk melunasi semua hutang kita.
3. Fokus menyelesaikan hutang, menunda semua kesenangan. Tiap dapat rezeki langsung diniatkan mengurangi pokok hutang. Dari yang terjadwal 15 tahun, eh bisa lunas dalam 5 tahun. Bisa juga menjual aset-aset yang selama ini menjadi beban, mau rumah, ruko, kendaraan, atau apapun jika sudah niat bener bebas riba ya lepaskan saja.
4. Minta doa dari orang sekitar, terutama dari ibu bapak kita, dari saudara dan kawan, dari duafa yang kita ringankan bebannya. Jangan remehkan kekuatan doa, kita tidak pernah tau dari mulut siapa doa kita dikabulkan..
5. Terus perbaiki ibadah, sholat tepat waktu, sedekah dan zakat jangan ditunda-tunda, zikir kita perbanyak, biar Allah juga mempercepat hajat kita.
Dan lihatlah kawan, ini janji Allah untuk kita..
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, إِنَّ اللَّهَ مَعَ الدَّائِنِ حَتَّى يَقْضِىَ دَيْنَهُ مَا لَمْ يَكُنْ فِيمَا يَكْرَهُ اللَّهُ
“Allah akan bersama (memberi pertolongan pada) orang yang berhutang (yang ingin melunasi hutangnya) sampai dia melunasi hutang tersebut selama hutang tersebut bukanlah sesuatu yang dilarang oleh Allah.”
(HR. Ibnu Majah no. 2400)
Tuh!
Kita AKAN DITOLONG OLEH ALLAH asal kita benar-benar berniat dan berusaha menyelesaikan hutang kita di dunia..
Buat kawan-kawan kita yang masih masuk golongan "Jamaah Ngeyeliah", sampaikan tulisan ini agar mereka sadar. Tugas kita menyampaikan, soal hidayah itu urusan Allah. Yang penting kita niatkan dapat pahala syiarnya..
Pesan Nabi:
"Barangsiapa menunjukkan suatu kebaikan, baginya seperti pahala yang melakukannya.." (HR. Muslim)
Ambil kaca lagi, mari instropeksi..
Jika hidup kita susah..
Hati sering gelisah..
Tiap hari banyak masalah..
Jiwa terasa gundah..
Semua urusan tak pernah mudah..
Halangan terus tak sudah-sudah..
Mungkin karena harta RIBA kita telan dengan serakah..
Salam,
@Saptuari
Mohon doanya dari kawan2 semua, untuk kelancaran buku yang akan kami terbitkan bulan depan kiki emoticon aaamiin
Boleh share