Pernah suatu hari aku terdiam merenung di sebuah padang rumput tempat dahulu aku biasa melukis langit...
Ada sebuah pertanyaan yang terus menggangguku hingga aku pun mulai mempertanyakan keberadaan diriku ini...
"Mengapa aku bisa berada di tempat ini, saat ini?"
Duhai dunia... kerumitan yang tersedia dalam dirimu dapat menutup mata seorang filsuf sekalipun...
Adakalanya engkau terlihat begitu indah...
Indah, yang sebenarnya menutupi darah-darah pengorbanan dan kerja keras...
Kontras, namun sepadan.
Begitulah yang mereka katakan tentang dunia ini...
Lalu aku pun bertanya kepada diriku sendiri...
"Apakah aku benar-benar menginginkan berada di tempat ini?"
Sulit untuk dijawab, karena aku pun tidak tahu bagaimana aku bisa tiba di dunia ini, dan apakah aku benar-benar pernah meminta untuk hadir di dunia ini...
Apakah aku telah kufur?
Apakah aku telah ingkar?
Ampuni hamba-Mu ini, Tuhan...
Thursday, 5 June 2014
Siapakah aku?
Ingatan terakhirku berkata bahwa aku adalah seorang anak kecil yang sedang menempuh pendidikan formal paling awal di tanah kelahiranku...
Dan aku masih ingat, ketika ada sebuah keranjang besi besar yang menghantam kepala kecilku...
Lalu aku tumbuh dewasa hingga menjadi aku yang sekarang.
Siapakah aku?
Lingkunganku berkata bahwa aku adalah anak dari dua orang anak yang telah dewasa.
Mereka mendidikku dan menanamkan jalan hidup mereka ke dalam otak kecilku.
Dan inilah aku sekarang, bebas dengan kacamata kehidupan yang ia pilih sendiri.
Siapa dia?
Ya, dia, yang ada di dalam rekaman kenangan di atas kertas itu...
Tertawa bahagia dengan kedua orangtuaku...
Senyum manisnya yang terpasang jelas di wajah mungilnya itu...
Dan orangtuaku berkata, itu adalah aku...
Aku tidak ingat...
Ingatan terakhirku berkata bahwa aku adalah seorang anak kecil yang sedang menempuh pendidikan formal paling awal di tanah kelahiranku...
Dan aku masih ingat, ketika ada sebuah keranjang besi besar yang menghantam kepala kecilku...
Lalu aku tumbuh dewasa hingga menjadi aku yang sekarang.
Siapakah aku?
Lingkunganku berkata bahwa aku adalah anak dari dua orang anak yang telah dewasa.
Mereka mendidikku dan menanamkan jalan hidup mereka ke dalam otak kecilku.
Dan inilah aku sekarang, bebas dengan kacamata kehidupan yang ia pilih sendiri.
Siapa dia?
Ya, dia, yang ada di dalam rekaman kenangan di atas kertas itu...
Tertawa bahagia dengan kedua orangtuaku...
Senyum manisnya yang terpasang jelas di wajah mungilnya itu...
Dan orangtuaku berkata, itu adalah aku...
Aku tidak ingat...
Sunday, 6 April 2014
Rentang waktu kehidupan ini seperti sebuah mata rantai yang tak pernah bisa terdefinisikan dengan baik...
Usia, istilah yang biasa kita gunakan untuk menyebutnya.
Paham kah kalian apakah itu "usia"?
Bertambahnya usia adalah berkah sekaligus bencana...
Entahlah, aku hanya takut akhir kehidupanku berakhir seperti manusia kebanyakan pada umumnya...
Usia, istilah yang biasa kita gunakan untuk menyebutnya.
Paham kah kalian apakah itu "usia"?
Bertambahnya usia adalah berkah sekaligus bencana...
Entahlah, aku hanya takut akhir kehidupanku berakhir seperti manusia kebanyakan pada umumnya...
Hai saudaraku disana...
Apa kabar keadaanmu hari ini?
Aku harap yang terbaik selalu diberikan Allah kepadamu...
Hai saudaraku disana...
Aku merindukan keberadaan kalian disisiku saat ini...
Aku rindu dengan gelak tawa dan canda yang hadir disaat diriku bersama kalian...
Hai saudaraku disana...
Apa kabar imanmu hari ini?
Jujur, keadaanku sangatlah buruk...
Maafkan diri ini yang tidak dapat memberi arti dalam kehidupan kalian...
Pun keberadaanku yang tidak pernah terasa di sekitar kalian...
Karena aku kehilangan "diriku"...
Saudaraku, aku telah rusak...
Seperti daun kering yang telah lama tertinggal di bawah tanah...
Air yang lembut sekalipun akan menghancurkanku...
Saudaraku, aku telah tersesat...
Tubuh ini telah meradang, mencari jiwa baru yang jauh lebih layak...
Pantaskah aku?
Usia ini semakin mengikat kuat leherku ke arah tanah...
Masihkah ada harapan bagiku untuk kembali lagi seperti dahulu?
Aku merindukan saat-saat kebersamaan itu...
-dari temanmu yang kehilangan arah
Apa kabar keadaanmu hari ini?
Aku harap yang terbaik selalu diberikan Allah kepadamu...
Hai saudaraku disana...
Aku merindukan keberadaan kalian disisiku saat ini...
Aku rindu dengan gelak tawa dan canda yang hadir disaat diriku bersama kalian...
Hai saudaraku disana...
Apa kabar imanmu hari ini?
Jujur, keadaanku sangatlah buruk...
Maafkan diri ini yang tidak dapat memberi arti dalam kehidupan kalian...
Pun keberadaanku yang tidak pernah terasa di sekitar kalian...
Karena aku kehilangan "diriku"...
Saudaraku, aku telah rusak...
Seperti daun kering yang telah lama tertinggal di bawah tanah...
Air yang lembut sekalipun akan menghancurkanku...
Saudaraku, aku telah tersesat...
Tubuh ini telah meradang, mencari jiwa baru yang jauh lebih layak...
Pantaskah aku?
Usia ini semakin mengikat kuat leherku ke arah tanah...
Masihkah ada harapan bagiku untuk kembali lagi seperti dahulu?
Aku merindukan saat-saat kebersamaan itu...
-dari temanmu yang kehilangan arah
Tuesday, 1 April 2014
Saturday, 15 March 2014
Thursday, 6 March 2014
Yuk buat yang ngerasa, siapapun itu.
Kurang-kurangin yuk curhat di medsos. Malu...
Apalagi kalau di "real life" nya keliatan "wah", eh di medsos kok malah lenje -,-
Maluuu...
Apalagi kalau yang ngerti agama, tapi curcol di medsos pula...
Duuh, ganggu mood kalo lagi buka medsos keleeees .___.
Atau pengen cari perhatian manusia??
Pengen diperhatiin sama manusia atau sama Tuhan Yang Kuasa??
Enakan mana tho?? hehe
Yuk mulai bermanfaat...
Bermanfaat itu simpel kok, ga perlu ribet pake gabung organisasi ini itu
Mulai dari share cerita inspiratif, nasihat atau mungkin hiburan??
Kalau bisa membuat orang lain tersenyum dan senang, sudah bermanfaat kan??
Apalagi kalo lewat medsos...
Beeuuuuuh...
Anggap minimal 1% dari sekian "friend" yang ada di medsos terkena energi positif kalian...
Berapa yaa kebaikan yang kalian dapatkan?? #ModePakRusdi
Berapa yaa manfaat yang telah kalian berikan??
Berapa yaa nilai kalian melesat di hadapan Tuhan??
Tapi inget kawan-kawan...
Jangan cuma ngebahagiain temen ajaaa
Masih pada punya orangtua kan??
Alhamdulillaah
Yuk ngebahagiain mereka...
Ga ada yang tau kan rahasia langit?
Yuk berikan yang terbaik yang dapat kita lakukan bagi beliau-beliau ini...
Yang udah ga punya orangtua??
Do'akan mereka... Do'a anak yang shalih dan atau shalihah langsung cuuus sampai ke orangtua kalian disana
Semangat bermanfaat, walau kalian mungkin sendirian...
Tidak ada kata terlambat, yang ada hanya kita yang tidak mau bergerak
Kurang-kurangin yuk curhat di medsos. Malu...
Apalagi kalau di "real life" nya keliatan "wah", eh di medsos kok malah lenje -,-
Maluuu...
Apalagi kalau yang ngerti agama, tapi curcol di medsos pula...
Duuh, ganggu mood kalo lagi buka medsos keleeees .___.
Atau pengen cari perhatian manusia??
Pengen diperhatiin sama manusia atau sama Tuhan Yang Kuasa??
Enakan mana tho?? hehe
Yuk mulai bermanfaat...
Bermanfaat itu simpel kok, ga perlu ribet pake gabung organisasi ini itu
Mulai dari share cerita inspiratif, nasihat atau mungkin hiburan??
Kalau bisa membuat orang lain tersenyum dan senang, sudah bermanfaat kan??
Apalagi kalo lewat medsos...
Beeuuuuuh...
Anggap minimal 1% dari sekian "friend" yang ada di medsos terkena energi positif kalian...
Berapa yaa kebaikan yang kalian dapatkan?? #ModePakRusdi
Berapa yaa manfaat yang telah kalian berikan??
Berapa yaa nilai kalian melesat di hadapan Tuhan??
Tapi inget kawan-kawan...
Jangan cuma ngebahagiain temen ajaaa
Masih pada punya orangtua kan??
Alhamdulillaah
Yuk ngebahagiain mereka...
Ga ada yang tau kan rahasia langit?
Yuk berikan yang terbaik yang dapat kita lakukan bagi beliau-beliau ini...
Yang udah ga punya orangtua??
Do'akan mereka... Do'a anak yang shalih dan atau shalihah langsung cuuus sampai ke orangtua kalian disana
Semangat bermanfaat, walau kalian mungkin sendirian...
Tidak ada kata terlambat, yang ada hanya kita yang tidak mau bergerak
Subscribe to:
Posts (Atom)