Friday, 29 April 2011

Mungkin cukup berlebihan pula...Tapi jujur,aku ingin menghapus awan yang menutup langkahku...kau

Hanya cukup tahu saja bahwa waktuku untuk berhenti sudah dekat...Jangan pernah halangi aku untuk berbuat,cukuplah menghilang..

Menyedihkan...Terkadang kau hembuskan nafas kehidupan ke bahuku yang lelah...


Namun disisi lainnya,kau menghisap seluruh kekuatanku hingga aku benar-benar berhenti berharap...

Lalu tak lama kemudian kau hembuskan kembali nafas kehidupanmu itu ke dalam ragaku yang kosong...

Tak bisakah kau memberikan satu tindakan yang pasti? Aku benci tersesat...

Maukah kau berada di posisiku dimana kepastian adalah mustahil? Aku rasa tidak..

Wednesday, 27 April 2011

Lantunan irama dunia di pagi hari
Beserta alam yang bersegera bangkit mengangkat bumi
Dengan hembusan lembut awan putih
Riuh rendah tangis memecah sunyi

Kucoba tuk membuka mata
Untuk pertama kali sejak aku berada disini
Namun hanya ada satu wajah yang dapat kutangkap
Wajah siapakah yang penuh lelah itu?

Matahari mulai sepenggalah naik
Memberikan kaki kecilku separuh kekuatannya tuk mencoba berdiri
Hey,aku mengenali wajah itu..Aku pernah melihatnya
Tapi,siapa itu yang bersamanya?

Waktu tak terasa membuatku berubah
Kini aku sudah mampu berbicara
Walau hanya sepatah kata yang terucap
Namun mampu membuat wajah itu tersenyum

Matahari telah berada tepat di atas kepalaku
Dan kini,aku mulai mengenali semua ini
Ya...kedua wajah itu telah aku kenali
Dan panggilan untuk keduanya sangat renyah bagiku

Aku sudah bukan lagi seorang anak kecil di pagi hari
Di atas kepalaku,matahari membayangi setiap gerak-gerik langkahku
Aku mulai menjelajahi dunia dengan perbekalan yang ada
Dan dengan iringan doa di setiap langkahku

Tak terasa,langkahku semakin berat
Aku menemukah bahwa hatiku tertinggal di suatu tempat
Aku menoleh ke belakang,menatap dan mengingat-ingat langkah kecilku itu
Dan seseorang terlihat menghampiri dengan senyum indah merekah di wajahnya

Matahari telah berada di sisi ku lagi
Persis seperti saat aku dahulu mulai mengenali dunia
Namun kini aku tak lagi sendiri
Dia yang ku temui berada di sampingku

Dan kedua malaikat penjagaku hanya bisa tersenyum
Seakan sebuah tugas telah selesai dilakukan
Mereka seperti melepas sesuatu yang amat berharga
Dan aku pun merasakan kesedihan yang amat mendalam

Kini berbagai macam pertanyaan menghantuiku...
Apakah aku telah menjadi anak yang berbakti?
Apakah aku telah menyulitkan mereka selama ini?
Dengan cara apa aku mampu membalas kebaikan mereka?

Kuperhatikan sesekali,wajah mereka termakan waktu
Kening yang terlipat mewarnai hari-hari mereka
Dan kini aku menyadari
Bahwa aku pun akan menjadi seperti kedua malaikatku

Matahari mulai beranjak ke peraduannya
Dan anak-anak ku mengelilingi kedua penjagaku dahulu
Mereka tampak senang dengan kehadiranku...
Seakan-akan mereka akan hidup seribu tahun lagi

Dan akhirnya sesuatu yang pasti telah tiba...
Nafasku tercekat...
Aku pun membujur kaku menatap ke hadapanku...
Dimanakah wajah yang dahulu kutemui itu?

Dengan tetap tenang,aku berusaha tegar...
Walaupun sebenarnya,ingin sekali kuteriakkan kata "maaf" yang belum sempat terucap...
Ingin sekali kukatakan bahawa aku menyayangi mereka...
Namun teman sejati manusia telah menjemput mereka terlebih dahulu...

Bukankah hidup ini tak ada yang abadi?
Aku kembali memutar memori ku dahulu kala..
Ketika aku masih lemah dan butuh kasih sayang...
Dan segala hal-hal manis tentang kesabaran mereka yang kuterima...

Segalanya tentang mereka...
Ketika segala kenakalanku mulai mengganggu mereka...
Ada kah mereka menyiksaku dengan segala ketidaktahuanku?
Tidak...mereka hanya membelaiku lembut dengan penuh kasih...

Tanpa terasa,malam ini terasa berat di hatiku...
Bagaimana mungkin aku baru menyadarinya...
Bahwa kehidupan akan berganti dengan generasi baru...
Dengan senyum mereka yang indah dan polos...

Dan akhirnya,aku merangkul erat wanita yang kusebut pendampingku yang sah...
Kurapatkan erat tubuhku agar aku merasakan degup jantungku dan jantungnya seirama...
Lalu kubisikkan kepadanya "Maafkan jika selama ini aku tidak bisa menghidupimu secara layak...Maafkan jika aku selama ini tidak bisa mengajarimu dan membimbingmu dengan baik...Aku hanya berharap kita dapat berkumpul lagi di surga suatu hari nanti..."

Sayup-sayup aku mendengarkan sebuah suara...
dengan segala kelemahanku saat ini,aku menoleh...
Setelah kuperhatikan,ia putih bersih...
Dan kuucapkan selamat tinggal kepada dunia yang membesarkanku...

Monday, 25 April 2011

Izinkanlah aku merangkai kata...
Sebagai tanda dari sebuah rasa yang tak tersampaikan...
Dan sebagai tanda untuk menjadikannya nyata...

Ini ungkapanku...
Sebagai tanda bahwa kalian sungguh berharga...
Malaikat penjagaku...

Air mata yang meluruh dengan sendirinya...
Dari hati...untuk berbagi...
Sebuah ungkapan untuk yang mengasihi...

Dengan jalannya waktu yang membesarkanku...
Tak henti-hentinya ku lantunkan bait-bait mutiara untukmu...
Isyarat hati bahwa aku ingin dirimu disini...

Yang mengajarkanku tentang dunia...
Yang memberikanku waktu tuk bersama...
Yang menjadikan diriku sebagai pemantik hidupmu...

Ketahuilah wahai Ayah...
Hadirmu adalah kebahagiaan bagiku...
Dan aku sangat mencintaimu...

Sunday, 24 April 2011

Ungkapan

Dahulu aku terbiasa menggunakan hatiku..
Untuk melihat dunia..
Untuk berbicara dengan dunia..
Untuk menangisi dunia..

Kau yang kehilangan arahmu dari sayap yang patah...
Telah kugunakan waktu menghapusmu sejenak...
Beberapa diantara dirimu mulai kulupakan...
Namun hanya kamu yang kuingat...

Namamu selalu tersimpan indah dalam bait-bait harapanku...
Untuk semua yang terungkapkan dengan tidak pantas...
Maupun untuk semua yang masih kusimpan hingga saatnya tiba...
Tak pelak lagi ku lemah dan tak sanggup menatap wajahmu...

Ini semua nampaknya klise dalam alur cerita yang tergariskan...
Apakah ini peran yang harus aku jalani?
Sungguh,aku tak kuat menahan daya pikat para permata dunia yang berjalan...
Karena cinta itu butuh memiliki satu sama lainnya...

Memuliakan dirimu adalah keinginan terbesar di dunia...
Karena dengan cara yang baik maka hasil pun akan baik...
Bukankah hanya satu keinginan terbesarmu?
Bersama kekasihmu baik di dunia maupun akhirat kelak...

Thursday, 21 April 2011

UNIVERSAL !!! (Unique Voice of Acapella Instrumental)

Kali ini agak sedikit berbau nostalgia kayaknya ya,hehehe

Yap,ini adalah grup nasyid ke (kalo ga salah ke dua deh) buat saya. Awalnya saya ada di grup nasyid yang nyampur sama angkatan 2010 dan membawakan lagu haroki waktu itu. Tapi dengan bubar secara mendadak,saya akhirnya berlabuh di UNIVERSAL.

Seperti dengan judul dari postingan ini,itu adalah kepanjangan dari UNIVERSAL. Sebagai sebuah grup nasyid,memang agak rumit namanya tapi itu yang menggambarkan semua tentang personilnya.

Kita mulai saja dari yang paling awal :

1. Anugrah Ardani
Posisi : Lead Vocal
Kelas : X-5 / XI IPA 2 / XII IPA 2
Hobi : Tidur
Benda kesukaan : Sapu tangan ajaib (bisa membuatnya tidur dalam waktu sekejap mata!) waw

2. Arya Ksatria Rajasa
Posisi : Bass
Kelas : X-5 / XI IPA 3 / XII IPA 4
Hobi : Maen basket
Benda kesukaan : Biola (Bisa digunakan untuk berprestasi dan juga untuk menggoda wanita!
*ups,candaaaa,hehehe)

3. Agung Gunawan
Posisi : Tenor (Dibilangnya sih falset) / perkusi
Kelas : X-5 / XI IPA 1 / XII IPA 3
Hobi : Um...keep this thing secret saja deh..
Benda kesukaan : Handphone Nokia nya yang serbaguna bgt !

4. Nobi Asshofa Zen
Posisi : Suara 1 / Beatbox / perkusi
Kelas : X-5 / XI IPA 3 / XII IPA 3
Hobi : Twitteran (manusia paling update pokoknya)
Benda kesukaan : Leppienya dan HP nya yg menjadi kunci menuju dunia informasi :D

5. Muhammad Nicova Kresnada Kamil Putra
Posisi : Suara 3 (Tenor) dan kadang jadi lead vocal looh
Kelas : X-6 / XI IPA 4 / XII IPA 4
Hobi : Baca buku sama ngeliatin bunga
Benda kesukaan : Kamera (Buat ngefotoin Anggrek dan bunga-bunga lainnya *bunga desa tidak termasuk)
6. Reza Ayatuna Lazuardi
Posisi : Suara 2 (Bariton)
Kelas : X-5 / XI IPA 1 / XII IPA 2
Hobi : ... (undefined)
Benda kesukaan : Bola futsal (ye gak boi :D )

7. Panji Prathama Purdi
Posisi : Suara 1
Kelas : KI
Hobi : ... Keep it secret too
Benda kesukaan : -____-" Susah kalo nyeritain nih bocah


Setelah melihat para personilnya,mereka terlihat waras-waras saja bukan? Maka,marilah kita lihat beberapa momen terakhir yang berhasil diabadikan oleh kamera seperti foto-foto di bawah ini ...

Cukup waras kan? hahahaha

Inilah UNIVERSAL dan semoga suatu saat nanti bisa manggung bareng lagi ye boi :D

Friday, 15 April 2011

Misery - Maroon5

Oh yeah
Oh yeah
So scared of breaking it
But you won’t let it bend
And I wrote two hundred letters
I won’t ever send
Somehow it is cut so much
Deeper then they seem
You’d rather cover up
I’d rather let them be
So let me be
And I’ll set you free

[CHORUS]
I am in misery
There ain’t no other
Who can comfort me
Why won’t you answer me?
Your silence is slowly killing me
Girl you really got me bad
You really got me bad
I’m gonna get you back
Gonna get you back

Your salty skin and how
It mixes in with mine
The way it feels to be
Completely intertwined
It’s not that I didn’t care
It’s that I didn’t know
It’s not what I didn’t feel,
It’s what I didn’t show
So let me be
And I’ll set you free

[CHORUS]
I am in misery
There ain’t no other
Who can comfort me
Why won’t you answer me?
Your silence is slowly killing me
Girl you really got me bad
You really got me bad
I’m gonna get you back
Gonna get you back

Say your faith is shaken
You may be mistaken
You keep me wide awake and
Waiting for the sun
I’m desperate and confused
So far away from you
I’m getting here
Don’t care where I have to go

Why do you do what you do to me, yeah
Why won’t you answer me, answer me yeah
Why do you do what you do to me yeah
Why won’t you answer me, answer me yeah

[CHORUS]
I am in misery
There ain’t no other
Who can comfort me
Why won’t you answer me?
Your silence is slowly killing me
Girl you really got me bad
You really got me bad
I’m gonna get you back
Gonna get you back


Thursday, 14 April 2011

Arti waktu

Kita adalah tetes hujan...
Ada kalanya kita bertemu di suatu anak sungai...
Menceritakan kisah masing-masing...
Dan berjalan bersama-sama...

Kita terlena oleh waktu...
Setiap pertemuan adalah perpisahan...
Sadarkah dirimu?
Betapa singkatnya dunia...

Bersama,kita menatap cerahnya langit biru...
Riuh rendah tawa membahana...
Tiap senyum yang terkembang...
Mengikat kita...

Tiba di persimpangan,kita terdiam...
Akankah hanya menjadi cerita?
Dimanakah esensinya?
Sudahlah...

Biarlah kita terpisah kawan...
Ini hanya ilusi waktu...
Bukankah telah dijanjikan?
Dalam lautan kita bersatu...