Wednesday, 7 July 2010

Ikan,laron dan semut - Fatih Acapella

Aku senang, aku senang
Tapi bingung, aku bingung
Aku senang, aku senang
Tapi heran, aku heran..

Dan akupun bertanya..
Pada semua ikan di kolam
Tiadakah kau bosan, disitu...
Dan diapun menjawab,tiada bosan
Walau berada di tempat sekecil ini
Karena ku di sini, setiap hari, bersama Tuhanku

Dan akupun bertanya..
Pada laron-laron berterbangan
Kenapa kau hidup semalam...
Dan Iapun menjawab,Tiada tersiap..
Walau hanya semalam aku hidup di dunia
Karna dalam semalam..
aku hidup, Ku sebut Tuhanku...
back to *)

Dan akupun bertanya..
Pada semut-semut di sarangnya..
Tidakkah kau merasa lelah bekerja...
Dan Dia pun menjawab, Tiada lelah..
Walau sepanjang hidup aku terus bekerja,
Karna setiap saat dalam bekerja, bersama Tuhanku..

Dan ikanpun menjawab,tiada bosan
Walau berada di tempat sekecil ini
Karena ku di sini, setiap hari, bersama Tuhanku

Dan laronpun menjawab,Tiada tersiap..
Walau hanya semalam aku hidup di dunia
Karna dalam semalam,aku hidup, Ku sebut Tuhanku...

Dan semutpun menjawab, Tiada lelah..
Walau sepanjang hidup aku terus bekerja,
Karna setiap saat, dalam bekerja, bersama Tuhanku..

Dan aku bertanya, pada jiwaku
Sejauh apa...hidup tanpa Tuhanmu
Dan aku bertanya, pada hatiku
Sedalam (selama) apa...hidup tanpa Tuhanmu
Dan aku bertanya, pada diriku
Sekeras apa... kerja tanpa Tuhanmu (3x)

(Ikan, Laron dan Semut –by: FATIH)

Aku malu dengan ikan, laron dan semut...
aku bertanya pada jiwaku, hatiku, dan diriku....

Awal waktu

Pekatnya kelap malam...
Kini memudar terhambur sang mentari...
Hembusan dingin sang angin menyapu...
Wajah letih sang insan nan lesu...

Menanti waktu kala mentari merekah..
Lelap dalam remang taburan indah...
Melirih dalam sayup mimpi...
Kan terusap saat lelah kan pudar,..

Dan kini telah kusadari...
Waktuku telah terkurangi...
Seiring dengan datangnya pagi...
Ku ingin menjadi hari yang takkan terganti...

Dan dikala tabuh berbunyi...
Terhempaskan lantunan ayat suci...
Membawa raga ini dari alam mimpi...
Menuju hari baru yang takkan berakhir...

Friday, 2 July 2010

Indahnya sang Kekasih

Merangkai makna kata yang tak terucap
Sedingin embun pagi yang merona selaksa fajar meluap
Lepaskan jiwa-jiwa malang yang terkekang
Getarkan seluruh raga yang terabaikan

Mungkinkah akan setegar batu karang?
Yang terdiam terhempas deburan ombak malam
Mungkinkah akan sekokoh gunung menjulang?
Yang menjadi penyangga bagi kehidupan fana ini

Lihatah makna sebenarnya dari kecantikan
Yang ditampakkan sang Wijaya Kusuma
Menyembunyikan keindahannya dibalik kemerlap bintang
Tertampak dalam purnama nan sempurna

Seandainya kalian tahu wahai Hawa
Kecantikan tak hanya dari apa yang kalian tampakkan
Namun dari apa yang kalian sembunyikan
Dan kalian percantik dengan iman dan taqwa

Angan-angan

Semua mulai terlihat sama
Apa yang kurasa, apa yang kuraba dan apa yang kudengar tampak tak asing tuk terbaca
Terlihat sudah hitam mu yang kau sembunyikan dalam kelam malam
Dan tak sulit bagiku tuk membaca gerakan jiwa yang usang

Ku berputar arah mencari langkahku
Kembali menyusuri ruang dan waktu
Takkan ku ulangi hitamku lagi
Seandainya aku mampu tuk berputar melawan bumi

Ku akui kini tersesat dalam drama musikal dunia
Yang membutakan mata bathin dan raga jasmani
Namun ku terperangkap dalam dimensi waktuku
Yang tak mampu tuk melangkah pergi

Mungkinkah ini detik terakhirku?
Terbangkan anganku hanya sampai disini kah?
Di setiap sela hembusan nafas lemah ku ini
Mungkinkah akan berakhir disini bersama segala yang ku bawa...

Friday, 11 June 2010

TADARUS (TA 2010)

I will tell you a piece of my life during 9th – 10th June. The moment that we’ve done it together. Yup, it’s all about Tafakur Alam 2010!

(Males pake bahasa inggris,,,di indonesiain aja ye. Tapi maap juga kalo kadang make B.inggris lagi,hehe)

.Dimulai pada hari rabu tanggal 9.

On that day, I supposed to be there (my lovely school) at 5 am, but, I’m too lazy to wake up early, so.. I was there at 5.30 am. hehee. At 6.30 am, a ceremony was held but, we haven’t seen the truck to pick us up to mega mendung.

Keramaian, kericuhan, pertengkaran, perkelahian dan lain-lain (lebay beud dah) terjadi karna keterlambatan truk yang akan mengangkut kita ke Wahana Curug Naga (Dragon Waterfall) / CuKa (dari CuGa tapi dibaca mandarin,hehe) Dan ternyata,motif dari keterlambatan itu adalah dikarenakan truknya pada nyasar -,-

Yaa,,gapapa lah telat daripada gak jadi sama sekali,hehe. Tapi gue sungguh bersyukur karena pada saat berangkat menuju CuKa,gue nimbrung di tronton yang berisi anak kelas 10 semua,hehe (padahal sempet nyesel ga bisa bareng panitia yg lain karena kalo sama panitia yg lain,,tujuan gue agak sedikit berbeda,hehe) Walaupun begitu,,gue sungguh bersyukur karna dari situlah gue blajar banyak terutama dari para adik2 kelas.

On the way to CuKa,I'm having chit-chat with the boys and somehow,I'm happy to go with them :D

Sesampainya disana,ternyata kami salah masuk (seharusnya lewat RESKRIM,tapi malah lewat jalur cilember). Otomatis saja,karna gue satu2nya panitia ikhwan yang mendampingi mereka dan juga yg sudah samapi duluan(eh,tapi udah ada peserta akhwat & panitianya juga yg nyampe duluan disitu) gue harus bertanggung jawab atas keadaan mereka. Gue coba hubungi tim advance,dan mereka baru berangkat menuju tempat kami (karna trjadi miskomunikasi). Karna kata bapak TNI AL jalan ke CuKa adalah lurus aja sampai ketemu dengan sungai,maka gue pun berlari (biar keliatan keren,hehe). Tapi bodohnya gue,setelah ketemu sungai yang ternyata itu lumayan jauh dari tempat kami berhenti dan gue LUPA MINUM OBAT!! Setengah sadar,gue pun kembali ke tempat kami diturunkan dari truk,dan minum obat dulu lalu kembali menuju sungai yang sudah gue lihat tadi. Setelah itu,gue balik lagi dan mengajak para ikhwan dan akhwat untuk menunggu disana karna kata tim advance,mereka sudah dekat dengan sungai.

Kami pun menunggu dan ternyata kami diharuskan untuk melewati jungle tracking yg cukup sulit. Lumayanlah,tentengan tas dan mie goring se tas besar gue bawa turun lewat trek itu. Tapi sayangnya,obat gue gak bereaksi lagi dan gue terpaksa minum lagi walaupun sebenarnya sudah overdosis..

Lumayan ampuh untuk sementara karna setelah hampir sampai,efek samping dari overdosis gue mulai muncul. Untungnya gue ga terlalu kenapa2 sehingga bisa lanjutin lagi kerjaan. Awalnya acara berlangsung lancar2 aja samapi tiba2 saat jam 6 malam muncul sesosok makhluk (berkepala) halus yang duduk di warung dan mengobrak-abrik seluruh rangkaian kegiatan acara TA. Yup,siapa lagi kalo bukan “teman dekat banteng“ (Sohib Bull)

Masa bodoh dengan tuh orang,tapi gue berhasil mengerjai tuh guru,hehe. Waktu itu,tuh guru kebetulan lagi ada di dekat gue & ustad Fauzan. Dengan bantuan Ustadz Fauzan,gue bertanya kepada bang Fauzan “bang,musuh Islam tuh siapa sih?“ dan bang Fauzan pun menjawab “ orang kafir memang musuh nyata Islam,,tetapi musuh sesungguhnya juga berasal dari kaum kalian sendiri dan biasanya yg lebih tua dari kalian"

Puas banget gue dengan jawaban itu yg bikin dia jadi diem sampai acara TA selesai,hahahaha

Keesokan harinya,setelah solat subuh,gue mau gamau harus ngajak ikhwan ngobrol karna sarapan blum jadi dan yg terlebih dahulu sarapan adalah akhwat. Lantas saja,gue pun malah jadi bikin mentoring buat mereka semua,hehehe

GOKIL BANGET karna gue gak pernah ngasih mentoring dengan peserta berjumlah 47 orang dan semuanya memperhatikan gue,hehehe seneng banget rasanya bisa membaur dengan mereka,thanks yaa semua peserta ikhwan :D

Maju ke outbond,gue jadi petugas jaga di tempat yg arusnya sangat deras karna untuk melewatinya harus pegangan ke tali. Jujur aja,pas otubond itu gue melakukan hal-hal bodoh,terutama caper terhadap seseorang..huft… jadi rada nyesel bertingkah kayak bocah pas di depan dia.. -,-

Yasudahlah,yang penting pas pulang gue bisa ngeliat dia,hihihi seneeeeng bangeet..

Begitulah pengalaman gue selama TA 2010 kemarin,benar2 menakjubkan dan menyenangkan.
Special thanks to : Hamzah Izzulhaq yang telah mengajak gue untuk tetap mengikuti acara TA ini dan juga kepada para peserta ikhwan yang setia mendengarkan ceramah2 dari gue walau kadang jadi rada-rada kacau,hehehe

"masalah yang tidak membunuhmulah yang akan membuatmu lebih kuat nak" (Ustad Fauzan)
"Untuk apa hati ini cemburu sedangkan itu semua hanyalah titipanNya" (Ustad Fauzan)

Saturday, 22 May 2010

Riak Dalam Diri

Di bumi ini aku sendiri
Menatap diri aku tak mengerti
Disini terpaku sepi
Menjadi diri yang tak berarti

Masih mencoba tuk berdiri
Mencari tonggak jalanku lagi
Andai ku mengerti isyarat hati
Takkan pernah ku rasakan ini

Hingga kubuka hati yang telah mati
Tuk sesuatu yang datang menghampiri
Hari terus silih berganti
Hingga ku tiba disisi

Semakin ku tak mengerti
Segala gejolak di dalam hati
Hingga meredam segalanya
Membuatku tersenyum lagi

-kresna

Saturday, 8 May 2010

Aku yang tak terbayang

Di sebuah sudut kota
Semua telah berubah
Waktu yang telah pergi
Takkan pernah kembali

Dan kini ku tertawa
Yang dalam sepi ku terluka
Menutupi semua
Takkan kubiarkan terbuka

Hanya aku
Semua hanya aku yang mengerti
Apa yang terjadi dan tak kembali
Di balik bayang-bayang lazuardi

Mungkin bila ku melangkah pergi
Tinggalkan smeua yang ada di sisi
Ku akan melepas sepi
Seakan telah mati...

-kresna-